Laman

Senin, 24 Februari 2014

OMG..!! 6 Penipu dan Pemalsu Terhebat di Dunia Sepakbola

Nyata Nyata Fakta
// via fulltextrssfeed.com 
Compare Hotels

Find great prices for amazing hotels wherever your next destination may be. It's simple to search 100+ sites at once!
From our sponsors
6 Penipu dan Pemalsu Terhebat di Dunia Sepakbola
Feb 25th 2014, 01:46, by Alexander

Dunia sepakbola belum lama ini dikejutkan dengan keberadaan gelandang tim junior Lazio, Joseph Minala. Pemain 17 tahun asal Kamerun itu dituduh memalsukan umur. Minala diyakini sudah 41 tahun karena wajahnya yang terlihat tua.

Lazio bahkan sampai harus mengeluarkan pernyataan resmi kalau Minala yang direkrut pada Desember 2013 itu masih 17 tahun. Menariknya, insiden seperti yang dialami Minala bukanlah yang pertama terjadi di dunia sepakbola.

Berikut ini adalah 6 kasus penipuan dan pemalsuan terheboh di dunia sepakbola seperti dikutip dari FTB Pro:



6. Sir Alf Ramsey

 
Ramsey hingga kini masih tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang mampu mengantarkan Inggris sebagai juara Piala Dunia (1966). Pada buku "Winning Isn't Everything: A Biography of Sir Alf Ramsey", penulis Dave Bowler mengatakan Ramsey pernah melakukan pencurian umur saat masih aktif bermain.

Mantan pelatih Southampton dan Tottenham Hotspur itu mengubah akte kelahirannya dari 1920 ke 1922. Hal itu dilakukan Ramsey karena takut tidak bisa mendapat kontrak profesional usai Perang Dunia II (1939-1945) karena dianggap terlalu tua.


5. Kebanyakan Pemain Nigeria

Kebanyakan pemain asal Nigeria sejak era 1980an melakukan pemalsuan umur. Buntutnya pada 1989, FIFA melarang Nigeria tampil di turnamen kelompok junior yang digelar FIFA. Meski sanksi itu hanya berlangsung 2 tahun, namun kebanyakan pemain Nigeria diyakini telah melakukan pemalsuan umur hingga saat ini.

Pada Piala Dunia U-17 1999, pelatih Jepang, Philippe Troussier, mengklaim telah melihat salah satu pemain Nigeria naik taksi bersama istri dan anaknya. Di Piala Dunia U-17 2009, 15 dari 18 pemain Nigeria dicoret karena ketahuan usianya sudah di atas 17 tahun. 




4. Taribo West

 


Mantan pemain timnas Nigeria ini telah dituduh atas pemalsuan umur. Mantan Presiden Partizan Belgrade, Ivan Curkovic, mengklaim saat merekrut West dari Kaiserslautern pada 2002, usia mantan bek Inter Milan itu bukan 28 tahun, melainkan 40 tahun.

West juga pernah gagal hengkang ke klub asal Kroasia, HNK Rijeka, pada 2006 karena ketahuan melakukan pemalsuan umur. West mengaku kepada pihak Rijeka masih 32 tahun, padahal faktanya sudah 44 tahun. Di tahun yang sama, West hengkang ke Plymouth Argyle dan hanya tampil di 4 pertandingan.


3. Alessandro Zarrelli



Zarrelli adalah salah satu penipu ulung di dunia sepakbola. Pada musim 2004/2005, Zarrelli mengirim fax kepada klub-klub di Wales dan Irlandia Utara mengatasnamakan salah satu Direktur Eksekutif Federasi Sepakbola Italia (FIGC) bernama Matteo Colobose. Dalam surat tersebut disebutkan FIGC sedang mempromosikan pemain-pemain muda berbakat Italia ke klub-klub Britania Raya.

Zarrelli kemudian berhasil menipu klub Divisi 2 Irlandia Utara, Lisburn Distillery, yang mengontraknya selama satu musim. Satu tahun kemudian, pemain asal Italia itu hampir sukses menipu klub Wales, Bangor City. Bahkan, Zarrelli sempat menjadi idola baru suporter Bangor City meski belum pernah bermain. Dia beberapa kali memberikan wawancara dan foto bersama suporter Bangor.

Beruntung, Bangor mampu mengendus tindakan penipuan Zarrelli setelah mendapat informasi dari pihak Linburn. Usaha Zarrelli untuk menipu klub Wales lainnya, Connah's Quay Nomads, juga gagal meski sudah menjalani latihan bersama klub tersebut.

2. Masal Bugduv
 
Pada 2009, nama Masal Bugduv dianggap sebagai salah satu pemain muda berbakat Eropa. Striker 16 tahun itu berasal dari Moldova. Dia masuk ke daftar pemain muda berbakat yang dirilis situs Goal.com dan majalah When Saturday Comes. Bahkan, suratkabar Inggris, The Times, menjadikan Bugduv sebagai salah satu dari 50 pemain calon bintang Eropa pada 2009.

The Times ketika itu memberitakan Bugduv diminati klub Premier League, Arsenal. Tapi, tahukah Anda kalau Bugduv tidak pernah ada di dunia ini? Ya, Bugduv adalah tokoh fiksi yang diciptakan seorang blogger asal Republik Irlandia yang tidak diketahui namanya.

The Times dan Goal.com kemudian mengungkapkan permintaan maaf kepada pembaca karena memasukkan Bugduv ke daftar pemain muda terbaik pilihan mereka.

1. Ali Dia



Kisah penipuan terhebat dalam dunia sepakbola. Ya, Ali Dia mampu menghebohkan dunia ketika direkrut klub Premier League, Southampton, pada 1996. Ketika itu manajer Graeme Souness memberi Ali Dia kontrak selama satu bulan setelah menerima telepon dari orang yang mengaku sebagai mantan pemain terbaik dunia asal Liberia, George Weah.

Weah palsu itu mengatakan Ali Dia adalah sepupunya dan meminta Souness untuk memberi kesempatan striker asal Senegal itu untuk menjalani trial di Southampton. Tanpa pikir panjang, Souness pun meminta manajemen The Saints untuk mengontrak Ali Dia.

Setelah beberapa kali menjalani latihan dengan kurang meyakinkan, Ali Dia tetap diberi kesempatan oleh Souness untuk melakoni debutnya di Premier League melawan Leeds United pada 23 November 1996. Ali Dia masuk menggantikan Matthew Le Tissier pada menit ke-32 yang mengalami cedera. Namun, setelah 53 menit tampil di lapangan, Ali Dia minta diganti.

Dua pekan kemudian manajemen Southampton mengetahui Ali Dia adalah seorang penipu dan memutus kontraknya. Usut punya usut, ternyata Ali Dia menyuruh salah satu teman kuliahnya untuk mengaku sebagai Weah dan menghubungi Souness.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions