Halaman

Minggu, 16 Februari 2014

OMG..!! Pico Cão Grande, Gunung Terlangsing Seperti Menara

Nyata Nyata Fakta
// via fulltextrssfeed.com 
Eventbrite makes it happen

Create an event and sell tickets online through Eventbrite. It's simple! Sign up and get started today.
From our sponsors
Pico Cão Grande, Gunung Terlangsing Seperti Menara
Feb 17th 2014, 07:17, by Alexander

Ensiklopedia Britannica mendefinisikan gunung sebagai sebuah bentuk tanah yang menonjol di atas wilayah sekitarnya. Tumpukan tanah biasanya memakan ruang yang luas. Syarat kedua, bisa disebut gunung bila tingginya lebih dari 2000 kaki (610 m).

Di Afrika, ada sebuah struktur menjulang nan unik. Orang menyebutnya Pico Cão Grande. Inilah gunung yang bentuknya tinggi seperti menara.

Mengacu pada syarat yang ditetapkan ensiklopedia, apakah Pico Cão Grande, atau Great Dog peak bisa disebut gunung? Bila diukur dengan daerah sekelilingnya hanya 300 meter, namun ukuran sesungguhnya  663 meter diatas permukaan laut. Maka masuk dalam kategori gunung, walau tak aktif.

Pico Cão Grande menjadi gunung unik karena kecuramannya di atas 80 derajat, layaknya sebuah gedung, gunung ini tidak memiliki kemiringan dalam ketinggiannya hingga disebut needle-shaped mountain.


 


Gunung ini adalah "plug vulkanik" di Bumi. Lebih mengesankan dari Devils Tower di Wyoming (386 m), karena gunung ini lebih curam dan kurus. Meskipun demikian, lebih sulit untuk memotret gunung ini dibandingkani Devils Tower: Puncaknya sering tersembunyi oleh awan atau hujan.

Tertarik mengunjunginya? Datanglah ke Republik Demokratik Sao Tome dan Principe, yakni negara pulau yang berbahasa Portugis terletak di Teluk Guinea, di lepas pantai barat khatulistiwa Afrika Tengah. Kira-kira 225 kilometer  lepas pantai barat laut Gabon.

Negara ini hanya terdiri  dari dua pulau: São Tomé dan Príncipe, terpisah sekitar 140 kilometer (87 mil). Kedua pulau ini adalah bagian dari rangkaian pegunungan yang tidak aktif. São Tomé, pulau selatan yang cukup besar, terletak tepat di utara khatulistiwa. Diberi nama untuk menghormati Santo Thomas dengan penjelajah Portugis yang tiba di pulau itu pada hari perayaannya.

Di pulau ini terdapat sebuah daerah kecil di bagian selatan yang dijadikan Daerah Taman Nasional. Daerah dilindungi tersebut  memiliki banyak banyak satwa dan tumbuhan langka. Nah, di dalam taman nasional inilah Pico Cão Grande berada.

Sumber:
universe

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions